MENGANALISIS
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
IDENTITAS
NASIONAL
Judul : Menguatnya Politik Identitas di Ranah Lokal
Penulis
: Muhtar Haboddin
(Jurusan Ilmu Pemerintah Universitas
Brawijaya, Malang)
Volume : Volume 3 No 1 Februari 2012
ANALISIS
Pada Jurnal ini terdapat
tulisan-tulisan yang menuangkan kedinamisan politik di daerah, dimana telah
bergulirnya otonomi daerah atau politik desentralisasi yang terkandung dalam
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999, dimana kekuasaan tidak terpusat di Jakarta saja
yang menjadi ibukota negara Republik Indonesia, tetapi telah terjadi
Desentralisasi Kekuasaan Kepada daerah-daerah di bawah pemerintah pusat. Pada
kenyataannya Politik Desentralisasi dimanfaatkan oleh politikus-politikus
daerah setempat yang mempunyai keinginan untuk berkuasa di daerah setempat
mereka. Politikus daerah yang tersingkir dalam kekuasaan pemerintahan pusat
menggunakan alasan Desentralisasi untuk mewujudkan keinginan politiknya, Pada
dasarnya politik identitas di ranah lokal menggunakan isu putra daerah untuk
memperkuat mereka dalam mencapai tujuannya yaitu kekuasaan politik dan ekonomi.
Dalam politik Identitas di ranah lokal, isu putra daerah sangat ditonjolkan
dimana masyarakat dibagi dua menjadi golongan putra daerah dan bukan putra
daerah sehingga implikasinya sangat menguntungkan bagi golongan yang disebut
putra daerah itu. Seorang yang termasuk golongan putra daerah mempunyai
kedudukan yang strategis dalam hal berpolitik, dimana mereka bisa mencapai
kekuasaan tertinggi di daerahnya seperti menjadi gubernur, bupati serta
pejabat-pejabat yang strategis di daerahnya.yang tidak bisa dilakukan oleh
golongan masyarakat non putra daerah.
Dari beberapa penelitian yang
dilakukan di beberapa daerah seperti, Papua dan Riau dapatlah ditarik
kesimpulan sebagai berikut: Politik identitas diranah lokal atau politik
etnisitas dapat berwajah ganda, disatu wajah menggunakan isu putra daerah yang
beralasan pada desentralisasi kekuasaan atau pelimpahan kekuasaan kepada daerah
sedangkan wajah yang kedua mereka bisa berkuasa dan mengelola sumber dana dari
pemerintah yang mungkin bisa saja terjadi penyimpangan. Dengan kata lain
politik etnisutas di ranah lokal merupakan perguletan politik di daerah yang
menggunakan isu putra daerah supaya hanya golongan masyarakat yang menjadi
putra daerah yang bisa berkuasa di daerahnya untuk mengelola politik serta
ekonomi daerah di daerah tersebut seperti di Papua dan di Riau.
Sumber Journal : http://www.google.com/url
Amenguatnya-politik-identitas-di-ranah-lokal%26id%3D4%3Avolume-3-nomor-1-februari-2012%26Itemid%3D14&ei
Tidak ada komentar:
Posting Komentar